share about tips


Showing posts with label psikologi. Show all posts
Showing posts with label psikologi. Show all posts

2011-03-21

Tips menjadi pribadi yang beruntung dan positif thinking

. 2011-03-21
1 comments

Sebagian orang mempercayai keberuntungan dalam hidup dan kesialan dalam hidup. Jika anda berpikir positip tentang kalimat tersebut tentu saja akan menanggapinya dengan kata-kata : “ ya semua tergantung dengan pribadinya mas” . Bagi saya semuanya ditentukan oleh sikap dan perbuatan kita dalam melangkah setiap menghadapi tantangan didepan kita, optimsme atau pesimisme.

Sebelum Anda mengenal diri Anda lebih dalam, berikut ada sajian dari vibiz yang memberikan perbedaan mereka yang beruntung dari mereka yang sial.

1. Sikap terhadap peluang.
Orang beruntung terbuka terhadap peluang. Mereka peka, pandai, dan cepat bertindak ketika peluang itu datang. Orang-orang beruntung rileks dan terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru. Mereka mudah berinteraksi dengan orang-orang yang baru dikenal, dan menciptakan jaringan-jaringan sosial baru. Sedangkan si sial, mudah tegang sehingga tertutup terhadap kemungkinan- kemungkinan baru.

2. Menggunakan intuisi dalam membuat keputusan.
Orang yang beruntung ternyata lebih mengandalkan intuisi. Mayoritas keputusan-keputusan penting yang dilakukan oleh orang beruntung berdasarkan bisikan “suara hati”-nya. Tapi intuisi ini akan sulit didengar jika otak kita pusing dengan penalaran yang tak berkesudahan. Bagi Anda yang berniat melatih intuisi, ada beberapa metode, misalnya melalui meditasi yang teratur. Pada kondisi mental yang tenang, dan pikiran yang jernih, intuisi akan lebih mudah diakses. Dan makin sering digunakan, intuisi Anda juga akan semakin tajam.

3. Selalu berharap kebaikan akan datang.
Orang yang beruntung ternyata selalu optimis terhadap kehidupan. Selalu berprasangka baik bahwa kebaikan akan datang kepadanya. Dengan sikap mental yang demikian, mereka lebih tahan terhadap ujian yang menimpa mereka, dan akan lebih positif dalam berinteraksi dengan orang lain. Coba saja Anda lakukan tes sendiri secara sederhana. Tanya orang sukses yang Anda kenal, bagaimana prospek bisnis ke depan. Pasti mereka akan menceritakan optimisme dan harapan.

4. Mengubah hal yang buruk menjadi baik.
Orang-orang beruntung sangat pandai menghadapi situasi buruk dan merubahnya menjadi kebaikan. Bagi mereka setiap situasi selalu ada sisi baiknya. Dalam riset Wiseman mengatakan, dalam salah satu sesi tes, ia meminta peserta untuk membayangkan sedang berada di sebuah bank yang tiba-tiba diserbu kawanan perampok bersenjata. Peserta diminta mengutarakan reaksi mereka. Orang dari kelompok sial mengatakan “wah sial benar ada di tengah-tengah perampokan begitu”. Sementara orang beruntung berkata “untung saya ada di sana, saya bisa menuliskan pengalaman saya untuk media dan dapat duit”. Apapun situasinya orang yang beruntung mampu beradaptasi dengan situasi buruk dan merubahnya menjadi keberuntungan.

Sampai di sini, terserah Anda untuk mendefinisikan siapa diri Anda. Misalkan ini terjadi anda dan menganggap diri anda salah melangkah dan merasa hisup selalu sial. Alangkah baiknya anda belajar untuk mencatat hal-hal positif atau keberuntungan yang terjadi setiap harinya.
Anda dilarang keras menuliskan kesialan Anda di buku ini. Begitu Anda bisa menuliskan satu keberuntungan, besoknya Anda akan semakin mudah dan semakin banyak mencatat keberuntungan Anda.

Dan ketika Anda melihatnya beberapa hari ke belakang, Anda akan merasa betapa beruntungnya Anda. Dan semakin Anda memikirkan betapa beruntungnya Anda, semakin banyak lagi lucky events yang datang pada Anda. Jadi, sesederhana itulah untuk menjadi si untung. Anda pun bisa beruntung asalkan hati, pikiran dan perilaku anda harus positip dan untuk tidak berkata sial. Berkatalah beruntung & bersyukur itu saja.

*Tim riser dan edukasi Jogja

Read More »»

2010-02-19

Just be happy, and you will healthy

. 2010-02-19
0 comments

Happiness that we felt was not only the aura radiates from the face, but also a healthy body. Study of 9981 in Australians shows, people that healthy and happy with his life less frequently exposed to the disease. A study published in The American Journal of Health Promotion is to compare levels of happiness and satisfaction of the respondents provided in 2001 with their health status in 2004. To measure levels of happiness, the respondents are given a question, like "In the last week did you feel happy?" or "When all things considered, how satisfied you are with your life?"
Three years later, the health level of the respondents was measured in three ways. First, they were asked how their health condition, then they asked whether experience health problems. Finally, they asked whether the 17 types of disease have mentioned, such as back pain or eye problems.

As many as 63 percent of respondents said they always felt happy. Meanwhile, 90 percent admitted satisfied with his life. The people from that group was more healthy. In other words, if you're currently satisfied and happy with life, then in the next three years you will most likely healthy. A different study conducted in the United States against the nuns also showed no different results. The nun who claimed to be happy and have hope and love of his life was more longevity. The experts say, happiness, as well as economic status, should be included as an indicator of health.
So, don't be sad... just relax and be happy. :)

Read More »»

2009-12-20

Healthy Lifestyle tips for a better life

. 2009-12-20
4 comments

1. Phisycal Activity

Lack of physical activity is now considered a major factor for heart disease the same thing with high blood cholesterol, high blood pressure and smoking. Inactivity has contributed to the large number of deaths than heart disease. Therefore, frequent physical activity by exercising regularly alternate.

2. Healthy Food choices

Poor food choices lead directly to being overweight, obesity, heart disease, diabetes, and cancer, and indirectly affect other issues such as depression and social and economic discomfort. Despite many years of American citizens to follow health education, but on average they earn nearly 40% of their daily calories from fat. Although books, articles, newspapers, television, advised them to reduce the amount of fat to 30 and even 25%. Public confused or surprised by the problems of fat and cholesterol, especially regarding saturated fats and not saturated. They are as unable to understand the importance of nutritional information printed on food boxes, which clearly mention the fat content and cholesterol in foods.


Understanding the importance of nutrition and food choices become increasingly critical as more and more people working, overtime, and depending on the presentation of food is easy and can be taken home or eaten outside. If I had to eat outside, I asked for skim milk instead of soft drinks, and ask for sauce or placed on a separate lane of the dish. Along with healthy food choices, eating habits change is a survival technique for the modern urban warrior. The food is good not accompanied by a lack of exercise, caused at least 300,000 deaths each year. Mostly due to heart disease, and will result in increased risk of cancer and other diseases.

3. Weight Control

Diet to lose weight is a health intervention that not successful. Only 10% of people to reduce 25 pounds or more of the desired weight. What's worse is the fact that most weight loss programs actually lead to obesity. Truth gained from decades of research that diet alone will not help you get a reduction of permanent weight loss. Desertai active life with healthy food choices, and treatment if necessary habit is the answer to weight control for life. Activity to maintain or form without the fat tissue (muscle) which has the capability to burn calories. Diet, without the other, makes muscles shrink and reduce daily caloric expenditure, resulting in increased fat deposits.

4. Handling Stress

Stress is our emotional response to the events experienced. What is believed to be stressful to one person may be an encouragement for others. Sterss handling strategy implies a way to learn effective stress management, how to deal with various sources of stress in modern life. Stress has been linked to heart disease, cancer, ulcers, immune suppression, and other diseases. But do not be because there are difficulties in measuring levels of stress.

What is certain is that you can learn to deal with irritation in the most cheerful other grave threats. Good results obtained if one combines habits change with the stress of weapons control capabilities. Regular activity and not excessive dalah an ideal way to cope with stress because of the way the effective, long-lasting and inexpensive, while providing positive health benefits.

5. Another Important Advice

The last category of healthy habits that I want to explain is that parktik prevention habits according to age, sex, condition, and history of your keluraga. Prevention includes vaccination and prevention techniques other recognized, such as checking blood pressure and cholesterol, mammography and glaucoma tests and prostate cancer. The fact is you are responsible for your own health, not your doctor.

Combine personal responsibility and prevention with early detection test, and you have a cost-effective strategy for survival. Strategy is cost effective because prevention is always cheaper than treatment, because you take advantage of low cost, and because you did not often see a doctor. If your company has a comprehensive welfare program, use it! If not, create your own program because you are responsible for your health.

Read More »»

2009-11-13

Dampak Negatif dari Sikap Negatif

. 2009-11-13
2 comments

Hidup setidaknya ada 2 sisi, hitam-putih, baik-buruk, positif-negatif, atau apalah kiasan yang lainnya. Disempitkan lagi pembahasannya untuk manusia, setiap personal pada umumnya punya dua pola pikir yakni positif-negatif. Setiap pola pikir dari otak anda tersebut menciptakan sebuah sikap dari setiap pribadi manusia. Kali ini saya ingin menjelaskan efek dari suatu pikiran yang negatif.
Setidaknya ada enam hal yang dapat ditimbulkan oleh pikiran - pikiran negatif yang berlarut - larut :

1. Pikiran negatif menimbulkan kebimbangan saat hendak membuat suatu keputusan penting.

Bila seseorang selalu mencari dan menganggap semua yang ditemukan dalam hidupnya buruk, maka hal ini akan menjadi kebiasaan ang sukar dihilangkan. Pada saat suatu peluang yang baik muncul, orang ini tidak akan dapat melihatnya.

2. Pikiran negatif dapat menular

Ada peribahasa yang mengatakan : "Bird of the feather flock together" (burung - burung yang sama bulunya selalu bergerombol bersama). Peribahasa ini memang benar. Anda bahkan dapat melihat hal yang lebih menyolok pada manusia dibanding hewan. Manusia mudah berubah dan akan menjadi sama setelah mereka sering berhubugan. Hal ini jika dibiarkan akan menjadi virus lingkungan mental yang berbahaya.

3. Pikiran negatif dapat membuat kita bertindak secara membabi buta

Mungkin Anda pernah melihat orang - orang yang melakukan sesuatu secara berlebihan. Misalnya jika ada atap rumah yang bocor sedikit saja, mereka melihatnya seakan akan rumah mereka diserang badai (lebay). Bagi mereka kehidupan ini hanya dipenuhi kemalangan dan kesengsaraan.

4. Pikiran negatif membuat putus asa

"Bila tidak punya harapan dimasa mendatang maka tidak mungkin ada kekuatan dimasa sekarang". Pikiran negatif dapat merusak dan memutuskan harapan. Hal ini akan berlangsung secara perlahan - lahan, namun kian lama akan menghilangkan semangat orang tersebut.

5. Pikiran negatif daoat mempersempit batas kemampuan kita

Orang - orang yang berpikiran negatif selalu menganggap bahwa hal - hal terburuk bukan berasal dari eksternal saja, tetapi pada diri mereka sendiri. Dan hal buruk yang mereka pikirkan berasal dari dalam diri mereka lebih dominan dibanding bukan dari diri mereka, maka dia akan menjadi orang yang pesimis, mengharapkan hasil yang sedikit, sehingga memang akhirnya mereka hanya mendapatkan hasil yang sedikit.

6. Pikiran negatif membuat kita sulit menikmati hidup.

Orang - orang yang berpikir negatif akan selalu merasa hidupnya selalu merana. Betapa malangnya. Mereka lalai disaat sekarang sehingga mendapat kekecewaan dimasa mendatang. Sehingga hal ini akan berkelanjutan terus dan hidupnya benar - benar tidak akan pernah merasa bahagia.

Apakah termasuk orang yang takut mengambil resiko karena analisis negatif yang muncul tidak bisa dikalahkan dengan positif thinking Anda? Sudah jelas kan, sekarang semua tergantung pada sobat sekalian ingin memilih yang mana.

Read More »»
 
Health Blogs - Blog Catalog Blog Directory

Chat

{nama-blog-anda} is proudly powered by Blogger.com | Template by Agus Ramadhani | o-om.com